Jumat, 30 Desember 2016

Mantan Dandim Lamongan Penganiaya Ajudan Hari Ini Divonis

KOMPAS.com - Sidang putusan perkara dugaan penganiayaan ajudan, dengan terdakwa mantan Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letkol Ade Rizal Muharram, akan digelar Rabu siang (28/12/2016) di Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya.
Jelang putusan, sejumlah kerabat, keluarga, dan rekan seangkatan korban, yakni Kopral Kepala (Kopka) Andi Pria Dwi Harsono, terpantau sudah berdatangan di lokasi sidang.
Turut hadir juga, istri korban, Ika Sepdina, dan putrinya, Andina Nata. Mereka berharap, terdakwa dihukum yang seberat-beratnya sesuai dengan apa yang dilakukan kepada korban.
"Paling tidak dipecat lah, hukuman yang lain terserah," kata Ika Sepdina, istei korban.
Pertengahan Desember lalu, Letkol Ade Rizal Muharram dijerat pasal berlapis yakni pasal 351 dan pasal 338 KUHP karena melakukan penganiayaan hingga korbannya meninggal dunia. Dia dituntut hukuman lima tahun dan hukuman tambahan berupa PTDH.

Mantan Dandim Lamongan Dipecat karena Membunuh Ajudannya Sendiri


Mantan Dandim Lamongan Dipecat karena Membunuh Ajudannya Sendiri

Surabaya KOMPAS.com
 — Letkol Ade Rizal Muharram, mantan Komandan Kodim 0812 Lamongan, dipecat dari kesatuannya di Angkatan Darat (AD).
Selain dipecat, perwira menengah AD itu juga dihukum tiga tahun penjara.
Vonis hukuman penjara itu lebih ringan dari tuntutan, yakni penjara lima tahun dan hukuman tambahan pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH). 
"Divonis tiga tahun penjara dan pemecatan dari kesatuan TNI Angkatan Darat," kata ketua majelis hakim Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya, Sugeng Sutrisno, Selasa (28/12/2016), saat membacakan vonis perkara.

Bunuh Ajudannya, Dandim Lamongan Dipecat dan Dihukum 3 Tahun Penjara



Kopka Andi Digantung Hidup-hidup Borgol masih ditangan

TEMPO.CO, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Militer Tinggi III-12 Surabaya menghukum Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0812 Lamongan Letnan Kolonel Ade Rizal Muharam dengan penjara 3 tahun. Ade dinyatakan terbukti menganiaya yang menyebabkan kematian ajudannya, Kopral Kepala Andi Pria Harsono. Hakim juga memecat terdakwa dengan tidak hormat dari dinas militer angkatan darat.

"Dengan secara meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja merampas nyawa orang lain," kata ketua majelis hakim Pengadilan Militer Tinggi III-12 Surabaya, Kolonel CHK Sugeng Sutrisna, Rabu, 28 Desember 2016.

Vonis itu lebih ringan daripada tuntutan Oditur Militer yang menuntut terdakwa dengan hukuman 5 tahun penjara. Ade Rizal Muharam dinyatakan jaksa terbukti menganiaya Andi Pria Dwi Harsono, yang ditudingnya melakukan pelecehan seksual terhadap GA, 4 tahun, anak bungsunya.

Aniaya Ajudan Hingga Tewas, Mantan Dandim Lamongan Dipecat



Aniaya Ajudan Hingga Tewas, Mantan Dandim Lamongan Dipecat

Surabaya (wartakediri.com) - Letkol Ade Rizal Muharram, mantan Komandan Kodim 0812 Lamongan divonis 3 tahun penjara dan dipecat dari kesatuannya Angkatan Darat.

Keputusan itu dijatuhkan oleh Majelis hakim Pengadilan Militer Tinggi III Sugeng Sutrisno

Vonis hukuman penjara itu lebih ringan dari tuntutan yakni penjara lima tahun dan hukuman tambahan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH).

"Divonis tiga tahun penjara dan pemecatan dari kesatuan TNI Angkatan Darat," kata hakim Sugeng Sutrisno, Selasa (28/12/2016).

Sabtu, 03 Desember 2016

Kodim Kediri Gelar Nusantara bersatu

(Kediri) Stadion Brawijaya Kediri menjadi saksi bisu perhelatan "Gelar Nusantara Bersatu", uang dihadiri sekitar 17.000 orang dari 343 desa yang tersebar di 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri,  dan 46 kelurahan yang tersebar di 3 kecamatan yang ada di Kota Kediri.  Gelar nusantara bersatu ini juga dihadiri anggota Banser, FKPPI,  Pramuka, tokoh lintas agama,  kelompok tani, perangkat desa,  para pelajar dan mahasiswa,  serta anggota LVRI. Ditenda kehormatan,  juga terlihat Dandim Kediri,  Letkol Inf Purnomosidi,  Kapolresta Kediri,  AKBP wibowo, Wakil Walikota Kediri,  Lilik Muhibah,  dan Ketua DPRD Kota Kediri, Kholifi Yunon, rabu (30/11/2016)

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kediri, Munasir Huda menegaskan,  ormas-ormas yang secara jelas menolak azas Pancasila,  harus dibubarkan oleh Pemerintah,  karena dianggap bertentangan dengan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.  Khusus ormas-ormas di Kota dan Kabupaten Kediri yang berindikasi tidak sesuai dengan Pancasila harus keluar dari wilayah Kediri, karena dapat memicu perselisihan maupun perpecahan antar warga yang berlatarbelakang beragam. Beliau juga menyikapi aksi demo 411 yang sudah berlangsung dan aksi demo 212 yang akan berlangsung,  sebagai tindakan yang mengintervensi Pemerintah dan dapat membuat menimbulkan perselisihan yang berlatarbelakang SARA.

Minggu, 06 November 2016

Seribu Barong Menari di Kediri Sore Ini



Seribu Barong Menari di Kediri Sore Ini

Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur akan menggelar tari kolosal 1.000 barong. Acara tersebut diselenggarakan di areal Simpang Lima Gumul (SLG) dalam kegiatan Pekan Budaya dan Pariwisata 2016 sore nanti.

"Kami ingin mengenalkan potensi dan budaya daerah, jadi kami menggelar kegiatan tari kolosal ini," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Kediri Haris Setiawan di Kediri, Jatim, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (6/8/2016).

Panglima minta doa para ulama supaya TNI & NKRI terus tegak



Panglima minta doa para ulama supaya TNI & NKRI terus tegak

Merdeka.com - Panglima TNI mengapresiasi peran para ulama dalam membimbing dan menyejukkan umatnya agar tidak berbuat anarkis pada aksi damai 4 November 2016. Walaupun para pendemo diprovokasi untuk berbuat anarkis, namun mereka tidak terpengaruh sama sekali.

Demonstrasi yang diikuti ribuan umat muslim di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia dapat berjalan dengan aman, tertib dan damai.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat berdialog dengan beberapa ulama dari berbagai wilayah di Indonesia, bertempat di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu malam (5/11).


Kamis, 27 Oktober 2016

Danramil 08 Barat Hadiri Pengesahan RKP Desa

Danramil 08 Barat Hadiri Pengesahan RKP Desa

Magetan, Danramil 0804 /08 Barat Kapten Inf Puguh Priyandoko menghadiri acara penetapan dan pengesahan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa yang diikuti sekitar 75 orang   bertempat di balai desa kartoharjo. Rabu (26/10/16).               
                                                                                                                                                                  
Hadir dalam kegiatan itu, Muspika kec. kartoharjo, Camat Kartoharjo Suwito, Waka Polsek Kartoharjo IPDA Suprijanta, Danramil 0804/08 Barat Kapten inf Puguh Priyandoko, Kepala Desa Kartoharjo Suwondo, Ketua BPD Desa Kartoharjo Sapari, Ketua LPM Rakidin, Pejabat RW,RT, Tokoh masyarakat dan Babinsa  Desa Kartoharjo Serda Dhidik . R serta Babinkamtibmas Desa Kartoharjo Bripka Purbo.

Koramil 0804/06 Maospati amankan pagelaran wayang klit

Koramil 0804/06 Maospati amankan pagelaran wayang klit

Magetan, Dalam rangka selamatan hari jadi ke 120 Desa Pandean. Pemerintahan desa pandean bertempat di Balai Desa Pandean Jln .Puntodewo No. 01  Kec. Maospati Kab. Magetan menyelenggarakan kegiatan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.di hadiri.sekitar 750 Orang. Kamis (27/10/16).

Hadir dalam acara itu, Kasi Trantip Kec Maospati Aripin, Bati komsos Ramil 0804/ 06 Maospati ( Pelda Mot har ), Kades Desa Pandean  H.Suharno, Sekdes Desa Pande├án Wahyudi, Babinsa Pandean Serma Jarkowi, Seluruh perangkat desa Pandean, Ketua BPD, LPM dan anggotanya, Ketua BPD Hadi Purnomo, Toga, Tomas, serta warga masyarakat lingkungan Pandean.
 

Danramil 0804/12 Lembayan menghadiri Penyerahan Sertifikat Prona tahun 2016

Danramil 0804/12 Lembayan menghadiri  Penyerahan  Sertifikat Prona  tahun 2016

Magetan, Danramil 0804/12 Lembayan Kapten Arm Sukardi dan Babinsa Kedung panji serda Jayadi menghadiri  Penyerahan  Sertifikat Prona  tahun 2016 oleh Bupati Magetan Drs Sumantri MM kepada warga desa Kedungpanji, bertempat di aula Balai desa Kedung panji Kec. Lembeyan kab. Magetan. Kamis (27/10/16).

Hadir dalam acara Penyerahan Sertifikat Prona 2016 Bupati Magetan Drs Sumantri MM,  Ka BPN Magetan Ir.Priyo, Forkopimca Lembeyan ( Camat Lembayan Gatot S.sos MM, Danramil 0804/12 Kapten Arm Sukardi, Wakapolsek Ipda Subagyo, Kepala desa Kedungpanji Sugeng,  Ka Instansi terkait, Perangkat desa dan masyarakat Kedungpanji 1500 Orang.

Kodim 0804/Magetan Laksanakan Lari Jalanan dalam rangka Minggu Militer

Kodim 0804/Magetan Laksanakan Lari Jalanan dalam rangka Minggu Militer

Magetan, Hari ke empat minggu militer pada setiap bulannya personel Kodim 0804/Magetan melaksanakan pembinaan fisik lari jalanan. Kamis (27/10/16).

Minggu MiLiliter Dim 0804 Lari Jalanan
 Kondisi fisik yang prima bagi prajurit merupakan modal utama untuk melaksanakan tugas, apalagi dengan tuntutan tugas dan kinerja untuk lebih profesional sehingga dalam pelaksanaanya dalam setiap melakukan pekerjaan sesuai dengan harapan dari Komando atas.

Minggu Militer yang menjadi agenda wajib bagi setiap prajurit TNI AD tidak disia-siakan oleh prajurit Kodim 0804/Magetan dan koramil jajaranya dalam memelihara kemampuan militernya.

Setelah apel pagi di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Mangkujayan Kec/Kab Magetan, dilaksanakan lari jalanan dengan jarak kurang lebih 5 Km di seputaran kota Magetan yang dipimpin langsung oleh Pasi Ops Kodim 0804/Magetan Kapten Inf Arif Wibowo.


Kamis, 11 Agustus 2016

Sambut HUT TNI ke-71, Kodim 0804/Magetan Laksanakan Donor Darah



Sambut HUT TNI ke-71, Kodim 0804/Magetan Laksanakan Donor Darah

Magetan, Dalam rangka HUT TNI ke 71 tahun 2016 sebanyak 150 Prajurit di jajaran Kodim 0804 Magetan melaksanakan bhakti sosial donor darah yang berlangsung di Kantor PMI Kabupaten Magetan, Jumat (12/08/2016). Dimana kegiatan tersebut bekerjasama dengan unit donor darah PMI Kabupaten Magetan.

Dalam sambutannya, Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Herwin Rizayan iszal S.I.P, mengatakan kegiatan donor darah merupakan bentuk kepedulian Kodim 0804/Magetan dalam mendukung program kemanusiaan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

"Karena darah yang terkumpul dari kegiatan tersebut nantinya akan di sumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus aksi sosial ini akan membantu kesediaan darah di PMI,"tegasnya.

Selain itu, Kegiatan bhakti sosial donor darah tersebut diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT Ke-71 TNI Tahun 2016 dengan tema “Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian”.

Lebih lanjut Dandim 0804/Magetan menyampaikan donor darah secara rutin setiap tiga bulan sekali, akan bermanfaat bagi tubuh karena akan terpacu memproduksi sel-sel darah baru yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dan sari makanan, sehingga pendonor senantiasa tetap sehat.

Kegiatan donor darah tersebut melibatkan berbagai perwakilan Satuan diwilayah Kodim 0804/Magetan, antara lain Minvetcad Magetan, Subdenpm magetan,Secata Rindam V/Brw, dan Polres Magetan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Kodim 0804/Magetan Mayor Inf Suyono, Pasipers Kodim 0804 Magetan Kapten Inf Misran, dan Pasiter Kodim 0804/Magetan Kapten Inf Suparlan. (Tsr )



Sambut HUT TNI Ke-71 Kodim 0804/Magetan, Gelar Karya Bhakti TMP Yudhonegoro Magetan.



Sambut HUT TNI Ke-71 Kodim 0804/Magetan, Gelar Karya Bhakti TMP Yudhonegoro Magetan.

Magetan Jumat 12 Agustus 2016
Taman Makam Pahlawan Yudhonegoro Magetan adalah nama sebuah pekuburan yang  berada di Jalan Pahlawan Magetan, dan di khususkan bagi mereka yang telah berjasa kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk pahlawan nasional, serta anggota militer.

Letak Taman Makam Pahlawan Yudhonegoro Magetan berada di sebelah selatan Rumah sakit Magetan, sebelah barat gedung DPRD Kab. Magetan dan Gor Ki Mageti.
Lebih dari 144 lebih pahlawan dikuburkan di Taman Makam Pahlawan Yudhonegoro Magetan ini, termasuk korban keganasan G30 S PKI.

Danramil Grogol Terima Pembentukan Kepanitiaan Safari Ramadhan



Danramil Grogol Terima Pembentukan Kepanitiaan Safari Ramadhan

Kediri – Berbagai Kecamatan di Kota dan Kabupaten Kediri, telah mulai mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Geliat serba serbi kegiatan yang mengarah pada kerohanian maupun spiritual, hampir secara serentak dilakukan. Dengan telah menyatakan diri untuk menggelar berbagai acara, salah satunya di Kecamatan Grogol, Tarokan dan Banyakan, sabtu (04/06/2016).

Rabu, 27 April 2016

Komnas HAM Kejar Kasus Kematian Kopka Andi


Kopka Andi Disiksa Hingga Tewas

KEDIRI - Komnas HAM mengirimkan surat kepada Menkopolhukam dan Komandan Pom Dam V Brawijaya yang ditembuskan kepada Ny Ika Sepdina, janda Kopka Andi Pria Dwi Harsono.
Surat Komnas HAM intinya menanyakan perkembangan proses hukum terhadap mantan Komandan Kodim 0812 Lamongan berkenaan dengan kematian Kopka Andi.
Sementara Ny Ika Sepdina saat dikonfirmasi Surya, Selasa (2/6/2015), membenarkan telah menerima surat balasan dari Komisioner Komnas HAM.
Surat Komisioner Komnas HAM dikirim dan ditandatangani Natalius Pigai selaku Subkomisi Pemantauan dan Penyelidikan. Sebelumnya Ny Ika mengirimkan surat ke Komnas HAM untuk mempertanyakan berlarutnya penanganan kasus kematian suaminya.
Padahal penyidikan kasus itu penyidik sudah menetapkan sejumlah tersangka yang terlibat. Termasuk menetapkan mantan Komandan Kodim Lamongan Letkol Inf Ade Rizal Muharam sebagai salah satu tersangka.
Namun hingga berselang 8 bulan sejak kematian suaminya pada 14 Oktober 2014 sampai sekarang berkas perkara kasus itu belum juga dilimpahkan ke persidangan.
Dalam rekomendasinya, Natalius Pigai mendesak kepada pihak yang terkait untuk mempercepat proses pemeriksaan peristiwa kematian Kopka Andi.

Senin, 25 April 2016

Sidang Pembunuhan Anggota TNI Diduga Cabuli Anak Mantan Dandim Segera Digelar, Ini Tuntutan Keluarga



Laporan Wartawan Surya, Didik Mashudi

WARTA KEDIRI.COM, KEDIRI - Ika Sepdina berharap persidangan kasus kematian Kopka Andi Priya Dwi Harsono di Pengadilan Militer Madiun berlangsung transparan.
"Harapan kami pelaku utama atau tokoh intelektual yang menyebabkan kematian suami saya dihukum yang setimpal," ungkap Ika Sepdina kepada suryamalang.com, Minggu (10/4/2016).
Selain itu, Ika berharap para penegak hukum di TNI bersikap tegas.
Karena seluruh masyarakat tentunya ingin menyaksikan dan membuktikan bahwa hukuman pelaku kejahatan tidak memandang pangkat dan jabatan.
Setelah kematian suaminya, Ika Sepdina harus mengasuh dan membesarkan putri semata wayangnya yang kini belajar di taman kanak-kanak.
Saat ini tujuh terdakwa kasus kematian Kopka Andi tengah disidangkan di Pengadilan Militer Madiun. Satu  terdakwa berpangkat perwira dan lima terdakwa berpangkat bintara.
Kopka Andi ditemukan tewas tergantung di satu ruangan unit intel Makodim 0812 Lamongan. Almarhum dituding telah mencabuli putri mantan Dandim Lamongan, sesuai hasil visum dokter tidak ada hasil terjadinya tindak pencabulan tersebut, saat oditur menghadirkan saksi ahli dalam persidangan, dokter yang melakukan visum mengatakan tidak terjadi trauma mauapun tanda bekas penncabulan
.
Namun penyebab kematian janggal. Kalau memang Kopka Andi mati gantung diri, seharusnya ada sperma dan kotoran di celana dalamnya, tapi hal tersebut tidak ditemukan.
Selain itu ditemukan banyak luka lebam di sekujur tubuhnya. Untuk membuktikan penyebab kematiannya, makam Kopka Andi dibongkar untuk diautopsi tim medis.
kOPKA aNDI TEWAS TERGANTUNG DI RUANG UNIT INTEK DIM 0812 lAMONGAN

Sidang Kasus Kematian Kopka Andi Terus Bergulir

Oditur Militer Hadirkan Saksi Ahli dr Forensik RSU dr Sutomo
Madiun,- Pengadilan Militer III-13 Madiun menggelar sidang lanjutan terkait kasus kematian salah satu anggota Kodim Lamongan, Kopka Andi Pria Dwi Harsono. Selasa, 19 April 2016.
Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim yang diketuai oleh Letkol Laut (KH/W) Tuty Kiptiani, telah mendatangkan lima terdakwa yang diduga terlibat dalam kasus kematian Ajudan Komandan Kodim 0812 Lamongan tersebut.
Sebelumnya, Pengadilan Militer III-13 Madiun telah memberikan hukuman terhadap kelima terdakwa. Kendati demikian, kasus kematian anggota Kodim tersebut dinilai masih banyak kejanggalan.
Sidang kali ini, Majelis Hakim Pengadilan Militer Madiun juga mendatangkan beberapa saksi guna kelanjutan kasus kematian tersebut. Bahkan, beberapa sanak keluarga dan kerabat Kopka Andi Pria Dwi Harsono juga turut hadir dalam sidang tersebut.
Kendati demikian, dalam pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan oleh Pengadilan Militer Madiun, belum bisa ditemukan kesaksian yang jelas hingga akhirnya sidang tetap berlanjut.
Rencananya, dalam sidang selanjutnya, Pengadilan Militer Madiun akan memeriksa Gina Herdina untuk dimintai keterangannya terkait kasus kematian Kopka Andi Pria Dwi Harsono. @CJ1

Minggu, 24 April 2016

Sidang Kasus Dugaan Penganiayaan Ajudan Dandim 0812 - Lamongan

Sidang Kasus Penganiayaan Menewaskan Kopka Andi Pria Dwi Harsono Anggota Kodim 0812 Lamongan



Kopka Andi sebelum Meninggal Dunia
Sidang Kasus Penganiayaan Menewaskan Kopka Andi Pria Dwi Harsono Anggota Kodim 0812 Lamongan di gelar di pengadilan militer III-13 Madiun,  Jawa timur persidangan tersebut untuk 5 tersangka yang berkasnya dibagi menjadi  dua, sidang pertama untuk terdakwa Serma Agen Purnama, serka Mintoro dan Serda Agustinus marin dengan agenda pembacaan dakwaan dari oditur militer sedangkan sidang kedua dengan agenda keterangan 10 saksi Serma Joko Widodo dan Sertu M Hamzah, keluarga almarhum Kopka Andi juga hadir mengikuti persidangan yang majelis hakimnya di pinpin Letkol Laut Tuti Kiptiani, bahwa persidangan pertama terukap sebelum  jenazah korban ditemukan tergantung sempat dianiaya di kantor unit intel Kodim 0812 Lamongan pada bulan Oktober 2014, 

Sabtu, 23 April 2016

Tewasnya Ajudan DANDIM Lamongan, Dalam Penyelidikan Denpom




Kopka Andi tewas tergantung di kantor unit intel Dim 0812
Warta Kediri.com LAMONGAN, Terkait kematian Kopka Adi Pria Dwi Harsono, Tim penyidik yang dilakukan oleh Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lamongan didukung oleh tim penyidik Denpom Mojokerto, masih mendalami aksi bunuh diri semua tergantung dari hasil medis.
Kepada wartakediri.com Komandan Polisi Militer Lamongan, Lettu Chairul Shaleh, S,Sos. Mengatakan pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kematian Kopka Adi Pria Dwi Harsono “ Kami belum bisa mengambil suatu kesimpulan karena masih dalam tahap penyelidikan,”. Katanya, senin (20/10).

[ANTV] TOPIK PEMBUNUHAN Pomdam Surabaya Gelar Rekontruksi Kematian Ajuda...

Sidang Kasus Dugaan Penganiayaan Ajudan Dandim Mulai Digelar

Video Sidang Misteri kematian Kopka Andi PDH Kodim 0812 Lamongan 19042016

Kamis, 21 April 2016

Kisah di balik kasus Dandim Lamongan bunuh ajudan sendiri



Kisah di balik kasus Dandim Lamongan bunuh ajudan sendiri

Almarhum Kopka Andi luka dan lebam
Warta Kediri.com - Pada pertengahan Oktober 2014, seorang anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0812 Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kopral Kepala (Kopka) Andi Pria Dwi Harsono, dilaporkan meninggal dunia tergantung di kantor unit Intel dalam keadaan sekujur tubuh luka dan memar dikantor unit intel Kodim 0812 Lamongan..

Dalam kehidupan Almarhum menurut kesaksian para temen dan seniornya bahwa Almarhum Andi Adalah Prajurit yang jujur, disipin dan punya Loyalitas tinggi dan selalu berpenampilan rapi, oleh sebab itulah Kopka Andi diminta menjadi ajudan komandan menurut cerita seniornya, kalau ada tuduhan mencabuli anak dibawah umur saya tidak akan percaya, tandas senior yang tidak mau disebut namanya.

TNI Dukung Banser Cabuti Spanduk Anti-NKRI, Ingatkan Bahaya Laten PKI

TNI Dukung Banser Cabuti Spanduk Anti-NKRI,
JAKARTA - Panglima Kodam V / Brawijaya mendukung sikap Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk melawan berbagai ajakan anti-Pancasila dan NKRI yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung seperti melalui poster, spanduk, dan selebaran.
Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Sumardi menyatakan memiliki persepsi yang sama dengan sikap Banser untuk menolak dan melawan ajakan khilafah. Banser di antaranya akan mencabuti semua publikasi dan provokasi baik secara langsung maupun melalui media spanduk, poster, atau pun selebaran.
“Spanduk yang memprovakasi itu harus dilepas, dan kemudian berkoordinasi dengan Polri,” kata Pangdam ketika menerima audiensi Satkorwil Banser Jawa Timur di Makodam V/ Brawijaya, Rabu (20/4/2016).
Seperti dalam siaran persnya, Banser yang dipimpin oleh Kepala Satkorwil Banser Jawa Timur dr. H. Usmar Usman, didampingi Kelapa Satuan Khusus Provost Banser Mujib Idris, serta Muklis Mubarok, Ridwan dan Lila (masing-masing personalia Satkorwil Banser Jatim).
Dalam audensi tersebut, Kepala Satkornas Banser menyampaikan sejumlah poin pernyataan sikap. (1) Banser tetap dalam sikap tegas NKRI harga mati, sehingga kepada siapapun yang tidak sepakat dengan NKRI seharusnya tidak berada di bumi Indonesia. (2) Bahwa Banser tetap menempatkan Pancasila sebagai dasar negara. (3) Bahwa Banser menerima kebinekaan sebagai realitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Rabu, 20 April 2016

Pengamat: Kebusukannya Dibongkar BPK, Ahok Seperti Orang Gila!

intelijen – Sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menantang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terkait ditemukannya penyimpangan keuangan negara Rp 2,16 triliun di laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta 2013, menjadi bukti bahwa Ahok telah melecehkan lembaga resmi negara.
Penegasan itu disampaikan pengamat politik Muslim Arbi kepada intelijen (08/07). “BPK itu lembaga resmi negara, dari laporan itu bisa diketahui kebusukan Ahok,” kata Muslim Arbi.

Dandim Lamongan menjadi saksi pembunuhan Kopka andi

Pembunuhan Ajudan Kodim Lamongan Disidangkan
KBRN, Madiun : Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Ade Rizal Muharam turut menjadi saksi, dalam agenda pembacaan dakwaan sekaligus pemeriksaan saksi terdakwa satu, Serma Joko Widodo, dan terdakwa dua Sertu M Hamzah, di Pengadilan Militer III/13 Madiun, Senin(4/4/2016). Hal ini menindaklanjuti kematian, Kopral Kepala (Kopka) Andi Pria Dwi Harsono yang juga ajudan Dandim 0812/Lamongan pada tanggal 12 Oktober 2014 lalu.
Sidang di Pengadilan Militer III/13 Madiun, dipimpin hakim ketua, Letkol Laut (KH/W) Tuty Kiptiani, S.H, dengan hakim anggota Mayor CHK Eddy Susanto, S.H dan Mayor CHK Tatang Sujana Krida, S.H, M.H.